Pesan Terakhir Okwudili Oyatanze Tersangka Kasus 1,5 Kg Heroin

Semarang-L6N - Jenazah salah satu terpidana mati, Okwudili Oyatanze, akhirnya tiba di Panti Asuhan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Peti jenazah langsung dibawa ke aula yang dindingnya tertempel MMT bertuliskan "Welcome Home Uncle Dili".
Jenazah warga Nigeria ini tiba pukul 09.32 dan langsung keluar dari peti jenazah untuk berjabat tangan dengan para pelayat sambil meminta doa agar diampni dosa-dosanya, usai berjabat tangan dengan para pelayat, almarhun kembali masuk ke peti jenazah.
Sebelum memejamkan mata untuk selama-lamanya, Dili sempat berpesan kepada Pemilik panti asuhan, "Rumah yang ada diseberang jalan, saya titip sama ente, banyak kenangan indah selama tinggal disitu, tolong dijaga, dibersihkan, dan jangan dijual karena selama ini saya hanya ngontrak disitu." Ujar Dili sambil tersenyum dan menutup matanya. 
Dili terjerat kasus perdagangan 1,5 kg Heroin. Warga Nigeria itu ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta tahun 2001. Dia bersama tiga temannya mencoba menyelundupkan ribuan gram heroin yang dikemas dalam kapsul yang kemudian ditelan. Ia divonis mati oleh PN Tangerang tahun 2002. Grasinya ditolak melalui Keppres 14/G 2015.(wkk)
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: